Page 28 - Form Naskah Buku
P. 28

•   Leonardy told us (indirect) a story (direct)
                           Leonardy menceritakan pada kami sebuah kisah.
                           Indirect object    : us
                           Direct object : a story
                       •   She gave me a pen.
                           Dia memberikan kepada saya sebuah pena.
                           Indirect object    : me
                           Direct object : a pen
                        :
                7.  Kata sifat diletakkan sebelum kata bendanya.
                   Perhatikan contoh di bawah ini:
                        •    The rich artist has a luxurious car.
                             Artis kaya itu mempunyai mobil mewah.
                   Tetapi  jika  kata  sifat  merupakan  bagian  dari  predikat,  maka  ia
                   diletakkan sesudah kata benda, misalnya:
                        •    The car is luxurious.
                             Mobil itu mewah.

                8.  Kata keterangan diletakkan di dekat kata yang ia batasi.
                   Contoh:
                        •    He always comes before lunch.
                             Dia selalu datang sebelum makan siang.
                        •    She has only three cats.
                             Dia hanya mempunyai tiga ekor kucing.
                        •    He ran very fast.
                             Dia lari sangat cepat.

                 9.  Klausa   yang   membatasi/memberi   sifat   (qualifying   clause)
                    ditempatkan sedekat mungkin dengan kata yang mereka batasi.
                    Contoh:
                        •    A dog that bites does not bark.
                             Seekor anjing yang menggigit tidak menggonggong.
                        •    She that gives quickly gives third.
                             Dia yang memberi dengan cepat memberi tiga kali.

                 10.  Jika  susunan  kata  salah,  kalimat  menjadi  tidak  logis  atau  tidak
                     masuk akal.
                     Perhatikan contoh-contoh di bawah ini:
                     Kalimat yang logis:
                        •    Her father thought twice of marrying her.
                             Bapaknya berpikir dua kali untuk mengawininya.
                     Kalimat yang tidak logis:
                        •    Her father thought of marrying her twice.
                             Bapaknya berpikir untuk mengawininya dua kali.





          28             Dr. H. Pauzan, S.Pd, S.IPI, M.Hum, M.Pd.
   23   24   25   26   27   28   29   30   31   32   33